-->

Selasa, 29 November 2011

laporan penelitian pengaruh cahaya terhadap tanaman cabai


LAPORAN PENELITIAN

PENGARUH CAHAYA TERHADAP PERTUMBUHAN
Dan
PERKEMBANGAN CABAI RAWIT

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/f/fd/Siklus_hatch_slackedit_copy.png/350px-Siklus_hatch_slackedit_copy.png
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/dd/Reaksi_gelapedit_copy.png/400px-Reaksi_gelapedit_copy.png
 


http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/dd/Reaksi_gelapedit_copy.png/400px-Reaksi_gelapedit_copy.pngDISUSUN

OLEH
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/dd/Reaksi_gelapedit_copy.png/400px-Reaksi_gelapedit_copy.png
 

NURHASANAH SIREGAR

Kelompok : cahaya

KELAS : XII IA 1

SMA NEGERI 4 PEMATANGSIANTAR
KATA PENGANTAR

Pertama-tama saya ucapkan puji dan syukus kepada Allah SWT yang mana telah memberikan saya kesempatan waktu, kesempatan umur dan kesempatan untuk berkarya sehingga saya dapat melakukan penelitian dan menulis laporan hasil penelitian seperti ini.

Tak lupa pula saya mengucapkan banyak terimakasih kepada guru biologi saya, yang mana telah memberikan saya tugas tentang “pengaruh cahaya terhadap tanaman cabai rawit” sehingga kami dapat mengetahuan dan ilmu serta informasi kami semakin bertambah.

Laporan kami ini berisi tentang hasil pengamatan antara tanaman yang tumbuh di tempat yang terkena cahaya matahari dengan tanaman yang tidak terkena cahaya matahari. Laporan ini saya harapkan akan memberi informasi dan menambah ilmu pengetahuan pembaca, sehingga pembaca mengetahui apa dan mengapa cahaya sangat mempengaruhi tumbuhnya tanaman.

 Laporan ini saya perbuat dengan semaksimal mungkin, oleh karena itu saya sangat mengharapkan kritik dan saran dari pembaca dengan hasil penelitian yang telah saya buat.


                                                                                                P. Siantar, 23 November 2011





                                                                                                            Penulis



























Daftar isi
KATA PENGANTAR ..............................................................................
DAFTAR ISI ........................................................................................

BAB I PENDAHULUAN
  1. JUDUL PENELITIAN ..........................................................................................
  2. LATAR BELAKANG ............................................................................................
  3. TUJUAN PENELITIAN .......................................................................................
  4. HIPOTESA ........................................................................................................
  5. METODE PENELITIAN .......................................................................................
  6. LANGKAH KERJA ..............................................................................................

BAB II PEMBAHASAN (HASIL PENELITIAN)
  1. TABEL PENGAMATAN ......................................................................................
  2. PERBEDAAN ....................................................................................................
  3. PENGARUH CAHAYA MATAHARI ......................................................................
  4. GAMBAR TANAMAN .......................................................................................

BAB III PENUTUP
  1. KESIMPULAN
  2. KRITIK DAN SARAN

DAFTAR PUSTAKA ...............................................................................










BAB I
PENDAHULUAN 

                





  1. JUDUL PENELITIAN
“Pengaruh Cahaya Terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman cabai rawit.”

  1. LATAR BELAKANG PENELITIAN / MASALAH
Cahaya matahari adalah sumber energi utama bagi kehidupan seluruh makhluk hidup di dunia. Bagi manusia dan hewan cahaya matahari adalah penerang dunia ini. Selain itu , bagi tumbuhan khususnya yang berklorofil cahaya matahari sangat menentukan proses fotosintesis. Fotosintesis adalah proses dasar pada tumbuhan untuk menghasilkan makanan. Makanan yang dihasilkan akan menentukan ketersediaan energi untuk pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. 
Kekurangan cahaya matahari akan mengganggu proses fotosintesis dan pertumbuhan , meskipun kebutuhan cahaya tergantung pada jenis tumbuhan. Selain itu , kekurangan cahaya saat perkecambahan berlangsung akan menimbulkan gejala etiolasi dimana batang kecambah akan tumbuh lebih cepat namun lemah dan daunnya berukuran kecil, tipis dan bewarna pucat (tidak hijau). Semua ini terjadi dikarenakan tidak adanya cahaya sehingga dapat memaksimalkan fungsi auksin untuk pemanjangan sel-sel tumbuhan. Sebaliknya , tumbuhan yang tumbuh di tempat terang menyebabkan tumbuhan tumbuhan tumbuh lebih lambat dengan kondisi relative pendek , daun berkembang baik lebih lebar, lebih hijau , tampak lebih segar dan batang kecambah lebih kokoh. Pada intinya cahaya sangat penting dan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan yang optimal pada satu tumbuhan, oleh karena itu kelompok saya tertarik untuk melakukan penelitian tentang “pengaruh cahaya matahari terhadap tanaman cabai rawit.”

  1. TUJUAN PENELITIAN
Penelitian ini kami lakukan untuk mengetahui perbedaan antara tumbuhan yang tumbuh dengan cahaya matahari dan tanaman yang tumbuh tanpa adanya cahaya matahari. Dengan penelitian ini kami juga ingin mengetahui apakah benar tanaman yang terkena ahaya matahari akan tumbuh lebih optimal dari pada tumbuhan yang tidak terkena cahaya matahari.







  1. HIPOTESA ( PRADUGA )

*Hipotesa nol (H0)                    : cahaya tidak mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan cabai rawit.

       *Hipotesa alternative (H 1)       :  cahaya mempengaruhi pertumbuhan daperkembangan cabairawit.

  1. METODE PENELITIAN
Alat dan Bahan :
-          10 butir bibit cabai rawit kering
-          2 polibek
-          Tanah berhumus

  1. LANGKAH KERJA
  1. Sediakan polibek sebanyak 2 buah.
  2. Masukkan tanah ke dalam polibek.
  3. Setelah itu tanamkan bibit ke dalam polibek, masing – masing polibek 5 biji kacang tanah.
  4. Polibek yang pertama diletakkan di tempat yang terkena cahaya matahari langsung, yang kedua diletakkan di tempat yang gelap (tidak terkena cahaya).
  5. Amati perkembanagn tanaman kacang tanahselama 2 minggu.
  6. Masukkan hasil pengamatan ke dalam tabel.

TABEL PENGAMATAN

NO

HARI
POT 1 (CAHAYA)
POT II (GELAP)
Tinggi tanaman
Diameter batang
Jumlah daun
Tinggi tanaman
Diameter batang
Jumlah daun
1
I






2
II






3
III






4
IV






5
V






6
VI






7
VII






8
VII






9
IX






10
X






11
XI






12
XII






13
XIII






14
XIV







  1. ANALISIS PENGAMATAN

  1. Bagaimana keadaan tanaman kacang tanah di tempat yang terkena cahaya ?
  2. Bagaimana keadaan tanaman kacang tanah di tempat gelap ?
  3. Bagaimana cahaya matahari berpengaruh terhadap jumlah daun ?
  4. Bagaimana cahaya matahari berpengaruh terhadap tinggi tanaman ?













































BAB II
PEMBAHASAN
 






            Pertumbuhan adalah pertambahan ukuran (massa,panjang) secara kuantitatif yang dihasilkan dari pertambahan jumlah sel dan bersifat irreversible ( tidak dapat kembali ).
Perkembangan adalah proses menuju kedewasaaan secara kualitatif terhadap pengembangan tubuh organisme.

Dalam proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman, ada beberapa faktor yang mempengaruhinya yaitu faktor internal dan faktor eksternal.

FAKTOR INTERNAL
-          Gen
-          Hormon
-          auksin
-          giberelin
-          sitokinin
-          asam absisat
-          asam traumalin
-          gas etilen
-           
FAKTOR EKSTERNAL
-          Air dan mineral
-          Cahaya matahari
-          Suhu
-          Kelembapan


Cahaya
Cahaya merupakan faktor utama sebagai sumber energi dalam fotosintesis,  Untuk menghasilkan energi. Kekurangan cahaya akan mengganggu proses fotosintesis dan pertumbuhan, meskipun kebutuhan cahaya tergantung pada jenis tumbuhan. Kekurangan cahaya pada saat perkecambahan berlangsung akan menimbulkan gejala etiolasi, dimana batang kecambah akan tumbuh lebih cepat namun lemah dan daunya berukuran lebih kecil, tipis, dan berwarna pucat. 

Pengaruh cahaya bukan hanya tergantung kepada intensitas ( kuat penyinaran ) saja, namun ada factor lain yang terdapat pada cahaya, yaitu berkaitan dengan panjang gelombangnya. Penelitian yang dilakukan oleh Hendricks dan Borthwick pada tahun 1984, menunjukkan bahwa cahaya yang berpengaruh terhadap pertumbuhan adalah pada spectrum merah dengan panjang gelombang 660nm.
Percobaan dengan menggunakan spectrum infra merah dengan panjang gelombang 730nm memberikan pengaruh yang berlawanan. Substansi yang merespons terhadap spectrum cahaya adalah fitokrom suatu protein warna pada tumbuhan yang mengandung susunan atom khusus yang mengabsorpsi cahaya

Faktor Internal, dibagi menjadi dua, yaitu :
Faktor Intraseluler            : Gen sebagai pembawa sifat atau lebih dikenal sebagai faktor hereditas.
Faktor Interseluler
           :     hormon.

Klasifikasi tanaman Cabai Rawit

Divisio     
               : Spermatophyta
Sub divisio
           : Angioispermae
Classis      
             : Dicotyledone
Ordo        
               : Tubiflorae
Familia      
           : Solanaceae
Genus       
             : Capsicum
Species     
             : Capsicum annuum L.




A. TABEL PENGAMATAN




NO

HARI
POT 1 (termpat terang)
POT II(tempat gelap)
Tinggi tanaman
(mm)
Diameter batang
(mm)
Jumlah daun
Tinggi tanaman
Diameter batang mm
Jumlah daun
1
1-5
-
-
-
2
0.2
-
2
6
5
0.2
-
3
0.2
-
3
7
1
0.2
-
3
0.2
-
4
8
1
0.2
-
4.5
0.2
-
5
9
1.3
0.3
-
5
0.2
-
6
10
1.4
0.3
-
5
0.2
-
7
11
2
0.4
-
5
0.2
-
8
12
2
0.4
-
5
0,2
-
9
13
3
0.5
-
5,5
0,2
-
10
14
4
0.5
-
6.5
0.2
-
11
15
5
0.5
-
7
0.3
-
12
16
6
0.5
1
7
0.3
1
13
17
6
0.5
1
8
0.3
1
14
18
7
0.5
2
9
0.3
2



















C.    PERBEDAAN PERTUMBUHAN TANAMAN YANG TERKENA CAHAYA MATAHARI DAN TEMPAT GELAP

Tumbuhan di minggu ke 8















Tanaman cabai di tempat terkena cahaya matahari                               



 















Tanaman cabai di tempat gelap (tidak terkena cahaya matahari)


NO
TERKENA CAHAYA MATAHARI
TEMPAT GELAP
1
Tumbuhan lebih pendek
Tumbuhan lebih panjang
2
Warna daun pucat
Warna daun hijau
3
Daun berkembang sempurna(banyak)
Daun tidak berkembang (sedikit)
4
Batang tidak kokoh
Batang kokoh




C. PENGARUH CAHAYA MATAHARI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TANAMAN KACANG TANAH

v  Melebatkan / Mempercepat Pertumbuhan Daun
Pertumbuhan dan perkembangan tanaman kacang tanah yang terkena cahaya matahari memiliki daun yang banyak / lebat.

v  Mengaktifkan Klorofil
Pertumbuhan dan perkembangan tanaman kacang tanah yang terkena cahaya matahari memiliki warna daun yang hijau yang berarti memiliki klorofil yang bisa melakukan fotosintesis.

v  Memperpanjang Usia Tanaman
Pertumbuhan dan perkembangan tanaman kacang tanah yang terkena cahaya matahari akan memiliki batang yang kokoh dibandingkan tidak terkena cahaya matahari. Batang yang kokoh dapat memperpanjang usia dari tanaman kacang hijau tersebut.

v  Mengkokohkan Batang
Pertumbuhan dan perkembangan tanaman kacang tanah yang terkena cahaya matahari memiliki batang yang kokoh dibandingkan tanaman di tempat gelap.

v  Meningkatkan Produksi Tanaman

v  Meningkatkan Transpirasi

































BAB III
PENUTUP
 








A.    KESIMPULAN


Sekian pembahasan penelitian saya, mungkin disana-sini masih banyak kekuarangan, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya, dan ini lah kesimpulan dari laporan penelitian yang saya buat:

- Tanaman cabai rawit pada pot I ( dalam ruangan )

Mengalami pertambahan tinggi yang sangat cepat, dari hari ke hari. Namun pertambahan daunnya lambat, warna daunnya tidak hijau ( pucat ) dan batang kecambahnya tidak kokoh dan melengkung. Batang kecambah melengkung karena pertambahan tinggi yang sangat pesat, namun batangnya tidak kuat. Tanaman di pot I ini mengalami gejala etiolasi, dikarenakan kekurangan cahaya matahari disaat perkecambahan. Gejala etiolasi ditandai dengan pertambahan tinggi yang sangat cepat dikarenakan hormon auksin yang berfungsi dalam perpanjanga sel – sel tumbuhan dapat bekerja secara maksimal di tempat yang tanpa cahaya matahari. Namun kekuarangan cahaya itu menyebabkan daun berwarna pucat, berukuran kecil, tipis dan batangnya tidak kokoh karena tanaman tidak bisa melakukan proses fotosintesis sehingga tanaman kekurangan nutrisi.

- Tanaman cabai rawit pada pot II ( di luar ruangan )

Mengalami pertumbuhan yang lambat, namun jumlah daunnya bertambah lebih cepat, berwarna hijau lebar dan tebal dan batang kecambahnya kokoh. Pertumbuhan yang lambat ini disebabkan oleh Fungsi hormone auksin yang dihambat oleh cahaya matahari. Namun dengan cahaya matahari yang cukup tanaman tersebut dapat melakukan proses fotosintesis secara maksimal, sehingga tanaman tersebut memiliki nutrisi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuhnya. Nutrisi yang cukup itulah yang menyebabkan tanaman cabai rawit pot II tampak lebih gemuk, kokoh berdaun lebar, tebal dan banyak.













DAFTAR PUSTAKA


susilowano, gunawan. 2004, biologiSMA: Grasindo
Aryulina, dyah. 2004, BiologiSMA : Esis
























Tidak ada komentar:

Poskan Komentar